Apa itu Shema?

Tanya: Apa itu Shema?

Jawab: Shema merujuk pada beberapa baris dari kitab Ulangan (pasal 6: 4-5) yang menjadi doa harian pada zaman Israel kuno. Hal ini sama pentingnya dengan doa “Bapa Kami” dalam tradisi Kristen. Ini disebut “Shema” karena itu adalah kata pertama dari doa ini dalam bahasa Ibrani.

Dengarlah, hai orang Israel: Yahuwah* itu Allah kita, Yahuwah itu esa! Kasihilah Yahuwah, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. (Ulangan 6: 4-5)

Lanjutkan membaca “Apa itu Shema?”

Apakah Yahushua percaya pada Allah yang Satu atau pada Allah yang Tritunggal?

Tanya: Apakah Yahushua percaya pada Allah yang Satu atau pada Allah yang Tritunggal?

Jawab: Allah Tritunggal? Tidak.

Tidak ada satu ayat pun di seluruh Alkitab yang mendukung gagasan bahwa Yahushua percaya pada Allah Tritunggal.

Lanjutkan membaca “Apakah Yahushua percaya pada Allah yang Satu atau pada Allah yang Tritunggal?”

Non-Tritunggal: Maksud dari kata “kita” dalam Kejadian 1:26.

Berfirmanlah Elohim: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” [Kejadian 1:26]

Kata “Kita” dalam ayat ini telah menjadi salah satu senjata para penganut Tritunggal untuk mendukung teori mereka yang tidak Alkitabiah. Mereka mengajarkan bahwa kata “Kita” merujuk pada “tritunggal”. Dan argumen ini mereka perkuat dengan mengatakan bahwa kata “Elohim” dalam bahasa Ibrani berarti “jamak” atau “lebih dari satu”. Serta adapula yang mengajarkan bahwa: kata “Kita” merujuk pada “Bapa dan Anak” saja, karena menurut mereka Sang Anak ikut dalam proses penciptaan. Namun Alkitab berkata lain!

Lanjutkan membaca “Non-Tritunggal: Maksud dari kata “kita” dalam Kejadian 1:26.”