Kategori: Special

Pengetahuan Terus Bertambah..!! Sudahkah Anda Menyelidikinya??

Di zaman digital seperti sekarang, kecepatan arus informasi sudah sangat tinggi. Semua informasi mengenai hal-hal yang pada zaman dulu hanya bisa kita dapatkan di sekolah-sekolah tinggi sekarang dengan mudahnya dapat kita peroleh di dunia maya.

Demikian pula dengan informasi yang berkaitan dengan praktek-praktek keagamaan kita. Dengan mudahnya sekarang kita dapat mempelajari sejarah sebuah doktrin dan mengujinya dengan ayat-ayat Alkitab, namun sangat disayangkan ada begitu banyak orang yang tidak menggunakan berkat luar biasa ini untuk meluruskan semua hal yang tidak sesuai dengan Alkitab!

Lanjutkan membaca “Pengetahuan Terus Bertambah..!! Sudahkah Anda Menyelidikinya??”

Belajarlah Sendiri!! Nasib Abadimu sedang Dipertaruhkan!!

Kitab Suci adalah tulisan yang diilhamkan oleh Bapa di Surga dan ditulis oleh tangan orang-orang yang terpilih, di dalamnya ada hal-hal yang gampang dimengerti dan ada hal-hal yang sukar dimengerti. Bagian yang gampang dimengerti langsung menjadi berkat tetapi bagian yang sukar dimengerti telah menjadi bencana bagi para bayi rohani.

Rasul Petrus berkata:
“Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya. Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ADA HAL-HAL YANG SUKAR DIPAHAMI, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, MEMUTARBALIKKANNYA MENJADI KEBINASAAN BAGI MEREKA SENDIRI, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain” [2 Pet. 3:15,16].

Kesalahan mengartikan kitab suci adalah fatal!

Lanjutkan membaca “Belajarlah Sendiri!! Nasib Abadimu sedang Dipertaruhkan!!”

Bertumbuhlah! Jangan Puas Menjadi Bayi Rohani

Penyebab utama kebuntuan rohani adalah karena mereka yang mengaku anak-anak Bapa di Surga “enggan” menjadi dewasa, mereka memilih menjadi bayi-bayi rohani dan tidak mau bertumbuh.

Sangat rugi kita telah menjadi kristen selama puluhan tahun jika kita masih terus ketergantungan pada “kesaksian-kesaksian” dan “mujizat-mujizat” untuk menguatkan iman.

Sangat rugi dari sejak bayi kita menjadi kristen hingga kini sudah beranak cucu bila yang kita pelajari setiap hari adalah bagaimana kita tetap semangat, bagaimana kita tetap beriman, bagaimana kita tetap mengasihi meski menerima ketidakadilan… Semua hal-hal itu seharusnya “telah” menjadi gaya hidup,,,

Lanjutkan membaca “Bertumbuhlah! Jangan Puas Menjadi Bayi Rohani”