Kategori: Pengajaran ALkitab

Pertanyaan-pertanyaan yang Harus Direnungkan oleh Para Penganut Tritunggal/Dwitunggal yang Tulus

Yahuwah itu esa/satu. Yahushua, sang mesias/kristus, adalah anak tunggal-Nya. Berlawanan dengan kepercayaan umum, Alkitab tidak mengajarkan bahwa kristus adalah sang Pencipta itu sendiri, Alkitab tidak mengajarkan bahwa Bapa dan anak adalah pribadi/makhluk yang sama, dan bahkan Alkitab tidak mengajarkan bahwa Yahushua sudah ada sebelum kelahirannya di Betlehem.

Banyak saudara-saudari seiman yang dengan rajin mengajarkan bahwa Bapa Surgawi kita dan anak-Nya adalah merupakan pribadi yang sama. Melalui beberapa halaman artikel ini, kami akan mengajukan beberapa pertanyaan penting yang berkaitan dengan pengajaran ini dan akan mengkaji banyak ayat yang sering digunakan untuk mendukungnya. Artikel ini tidak argumentatif dan hanya dimaksudkan untuk menjadi bahan pemikiran. Tujuan kami di sini adalah untuk menghadirkan terang, bukan untuk memanasi.

Kami berharap, ketika Anda tekun berdoa sambil merenungkan poin-poin/pertanyaan-pertanyaan ini, maka Anda akan dapat mengesampingkan semua asumsi-asumsi, gagasan-gagasan yang telah dipegang sebelumnya, dan tradisi-tradisi yang sudah diwarisi. Dengan rendah hati kami mengingatkan anda agar anda membentuk pemahaman Anda hanya berdasarkan Alkitab.

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran,
Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran…

Yohanes 16: 13a

Lanjutkan membaca….

Cara menjadi “Anak Allah” seperti Yahushua

Menjadi “anak Allah” bukan berarti menjadi “Allah Anak”. Pada faktanya “Allah Anak” itu tidak ada, karena kita hanya memiliki satu Allah, yaitu: Bapa Yahuwah, dan satu pengantara yaitu Yahushua, yang juga disebut Kristus:

Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu. (Galatia 3:20)

Karena Allah itu esa dan esa pula dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus [Yahushua], yang telah menyerahkan dirinya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan. (1 Timotius 2: 5-6)

1) Apakah Yahushua adalah satu-satunya “anak Allah” dalam Alkitab?

Tidak, dalam Alkitab kita menemukan banyak anak-anak Allah.

Lanjutkan membaca “Cara menjadi “Anak Allah” seperti Yahushua”

Manfaat Menggunakan Tzitzit

Setelah kita dibasuh dan disucikan dengan darah Sang Juruselamat, kita dituntut untuk senantiasa tinggal dalam persekutuan dengan Dia, dengan cara mengikuti setiap perintah-perintah-Nya, seperti yang nyata dari firman-Nya ketika Dia berkata:

“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku [baca: Yoh. 14:15].

Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya [baca: Yoh 15:10].

Alkitab berkata: “dengan apakah seorang muda menjaga kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan Firman-Mu! [Baca Maz. 119:9]

Ya sudah sangat jelas: “dosa adalah pelanggaran terhadap Firman/perintah Yahuwah” [baca 1 Yoh. 3:4].

Na… dalam perjuangan kita melawan dosa, Sorga tidak perna meninggalkan kita berjuang sendirian, selain diberikan kemampuan dan hikmat untuk menerima terang yang baru, Surga juga mengajar kita untuk menggunakan alat-alat kasat mata untuk mengingatkan kita pada firman Bapa agar kita senantiasa hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Salah satu alat yang diperintahkan langsung dari Tahta Sorga adalah Tzitzit, yaitu jumbai yang dalam Bahasa Alkitab disebut sebagai “benang ungu kebiruan-biruan”. Lanjutkan membaca “Manfaat Menggunakan Tzitzit”