Pertanyaan-pertanyaan yang Harus Direnungkan oleh Para Penganut Tritunggal/Dwitunggal yang Tulus

Pertanyaan # 10: Jika Bapa dan sang anak secara harfiah adalah pribadi yang sama, mengapa Yahushua berulang kali menyebut dirinya sebagai “anak” Yahuwah? Apakah Yahuwah adalah anak dari diri-Nya sendiri?

Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, anak Eloah yang hidup!” Kata Yahushua kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapaku yang di sorga.

Mat 16: 16-17

Mari perhatikan secara khusus ayat di atas.

  1. Petrus mengakui bahwa Yahushua adalah “Anak Eloah yang hidup.” (Petrus tidak mengatakan bahwa Yahushua adalah Eloah yang hidup.)
  2. Yahushua membenarkan pengakuannya dan mengatakan bahwa “Bapanya” adalah sumber dari pewahyuan yang diterima Petrus.

Orang-orang yang mengajarkan bahwa Yahushua adalah Eloah itu sendiri telah menuduh Petrus dan Yahushua telah salah di sini. Yahuwah tentu tidak akan mengijinkan kita menerima pengajaran seperti itu.

Lanjutkan membaca….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s