Pertanyaan-pertanyaan yang Harus Direnungkan oleh Para Penganut Tritunggal/Dwitunggal yang Tulus

Pertanyaan # 7: Jika Bapa dan sang anak secara harfiah adalah pribadi yang sama, mengapa Yahushua berdoa kepada Bapa? Apakah dia berdoa pada dirinya sendiri?

Pada waktu itu berkatalah Yahushua: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Elohim langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.

Mat. 11:25

Kata-Nya: “Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari padaku, tetapi janganlah apa yang aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki.”

Markus 14:36

Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yahushua menengadah ke atas dan berkata: “Bapa, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan aku. Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi aku, aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus aku.”

Yohanes 11: 41-42

Demikianlah kata Yahushua. Lalu dia menengadah ke langit dan berkata: “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah anak-Mu, supaya anak-Mu mempermuliakan Engkau.

Yohanes 17: 1

Lanjutkan membaca….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s