Cara menjadi “Anak Allah” seperti Yahushua

Menjadi “anak Allah” bukan berarti menjadi “Allah Anak”. Pada faktanya “Allah Anak” itu tidak ada, karena kita hanya memiliki satu Allah, yaitu: Bapa Yahuwah, dan satu pengantara yaitu Yahushua, yang juga disebut Kristus:

Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu. (Galatia 3:20)

Karena Allah itu esa dan esa pula dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus [Yahushua], yang telah menyerahkan dirinya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan. (1 Timotius 2: 5-6)

1) Apakah Yahushua adalah satu-satunya “anak Allah” dalam Alkitab?

Tidak, dalam Alkitab kita menemukan banyak anak-anak Allah.

Sebagai contoh:

Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. (Kejadian 6: 1-2)

Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan. (Kejadian 6: 4)

Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis. (Ayub 1: 6)

Tetapi semua orang yang menerimanya diberinya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namanya. (Yohanes 1:12)

Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. (Roma 8:14)

Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. (Roma 8:19)

Supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia. (Filipi 2:15)

Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. (1 Yohanes 3: 1)

Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan dirinya, kita akan menjadi sama seperti dia, sebab kita akan melihat dia dalam keadaannya yang sebenarnya. (1 Yohanes 3: 2)

2) Siapakah anak-anak Allah ini?

  1. Malaikat – Kejadian 6: 1-4; Ayub 1: 6
  2. Manusia – Yohanes 1:12; Roma 8; Filipi 2:15; 1 Yohanes 3; dan banyak lagi …

Kata “anak” digunakan di antara orang-orang Semit untuk menandakan bukan hanya ikatan, tetapi juga hubungan dekat lainnya atau hubungan karib. Jadi, seorang “anak kuat” adalah seorang pahlawan, seorang prajurit, “anak jahat” adalah seorang yang jahat, “anak busur” adalah anak panah, “anak Belial” adalah orang jahat, “anak nabi” adalah murid-murid nabi, dll.

Gelar “anak Yah” diterapkan dalam Perjanjian Lama untuk orang-orang yang memiliki hubungan khusus dengan Yahuwah. Malaikat atau orang yang saleh dan taat disebut “anak-anak Yah” (Ayub 1: 6; 2: 1; Mazmur 89: 7; dll.). Para pemimpin rakyat, raja, pangeran, hakim, sebagai pemegang otoritas dari Yahuwah, disebut anak-anak Yahuwah.

Dengan cara yang sama kita membaca tentang bangsa Israel yang disebut sebagai anak Yahuwah:

Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman Yahuwah: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung. Sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya dia beribadah kepada-Ku. (Keluaran 4:22).

3) Bagaimana cara menjadi anak-anak Yah [anak-anak Allah]?

Tetapi semua orang yang menerimanya diberinya kuasa supaya menjadi anak-anak Yah, yaitu mereka yang percaya dalam namanya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Yah. (Yohanes 1: 12-13)

  • ketika kita menerimanya (Yahushua)
  • ketika kita percaya pada namanya (Yahushua)
  • ketika kita dilahirkan dari Yahuwah (Yah)

Semua orang, yang dipimpin Roh Yah, adalah anak Yah. (Roma 8:14)

  • ketika kita dipimpin oleh Roh Yahuwah

supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. (Roma 8: 4)

  • ketika kita tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh

Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. (Roma 8: 5-6)

  • ketika kita menginginkan hal-hal yang dari Roh,
  • ketika kita memikirkan hal-hal yang dari Roh

Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Yah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, dia bukan milik Kristus. (Roma 8: 9)

  • ketika kita berada di dalam Roh
  • ketika Roh Yahuwah diam di dalam kita
  • jika kita tidak memiliki Roh Kristus, kita bukan miliknya

Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. (Roma 8:10)

Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yahushua dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Yahushua dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu. (Roma 8:11)

  • Ketika Roh Yahuwah diam di dalam kamu, maka kamu juga akan dibangkitkan dari kematian sama seperti Yahushua.

Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. (Roma 8:14)

  • tidak ada “anak Yahuwah” tanpa Roh Yahuwah

Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan dia. (Roma 8: 16-17)

  • Seluruh pasal dalam kitab Roma 8 mengambarkan secara rinci tentang anak-anak Yahuwah. Karunia yang paling penting yang dapat kita terima adalah karunia Roh Yahuwah. Pada akhirnya, ketika dosa sudah dibinasakan, maka Yahuwah, yang adalah Roh, akan menjadi semua di dalam semua, seperti ada tertulis:

Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka dia sendiri sebagai anak akan menaklukkan dirinya di bawah Dia, yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawahnya, supaya Yahuwah menjadi semua di dalam semua. (1 Korintus 15:28)

Kesimpulan

Karena Yahuwah adalah Roh, maka Roh-Nya akan menjadi semua di dalam semua. Semua orang [yang dilahirkan dari Roh-Nya, yang dipimpin oleh Roh itu, yang berjalan mengikuti Roh itu] adalah anak-anak-Nya.

Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” (Yohanes 4:24)

  • Pada akhirnya hanya akan ada Yahuwah dan satu keluarga besar dari anak-anak-Nya termasuk Yahushua, kakak sulung kita, Raja dan Tuan kita sebagai anak sulung dan Adam terakhir.
  • Yahushua bukan Allah, dia adalah anak Allah (Yahuwah), karena dia lahir dari Yah, dia dipimpin oleh Roh itu, dia berjalan menurut Roh itu, dia berpikiran rohani, dia memiliki hubungan dekat dengan Bapanya di surga.
  • Kita juga bisa menjadi anak-anak Yahuwah, jika kita dilahirkan dari Yah, dipimpin oleh Roh-Nya dan berjalan menurut Roh itu. Roh Kudus ditawarkan kepada kita secara gratis, karena Bapa kita mengasihi kita dengan kasih yang tidak bersyarat.

Karena begitu besar kasih Yahuwah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadanya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s