Apa Arti dari Gelar: “Anak Allah”?

Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yahushua, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih. (2 Yohanes 1: 3).

Penganut Tritunggal mengklaim bahwa karena Yahushua adalah “anak manusia”, dan itu berarti bahwa dia adalah manusia maka kita pun harus secara konsisten mengartikan bahwa karena Yahushua adalah “anak Allah”, maka dia adalah Allah.

Namun pada faktanya klaim para penganut Tritunggal ini adalah salah, pemahaman salah ini lahir dari logika berfikir yang salah.

Di sini para penganut doktrin Tritunggal melakukan kekeliruan dengan mengacaukan definisi dari istilah-istilah tersebut. Perbandingan yang mereka pakai tidak seimbang, ibaratnya mereka sedang membandingkan apel dan jeruk. Mereka mengakui bahwa istilah “anak manusia” itu berarti bahwa Yahushua adalah manusia, yang menyiratkan bahwa istilah “manusia” itu mengacu pada sifat manusia. Jadi kemudian mereka mengatakan bahwa demikian pula halnya dengan istilah “anak Allah”. Menurut para penganut Tritunggal istilah “anak Allah” itu berarti bahwa Yahushua adalah Allah itu sendiri.

Namun, kita dapat melihat dengan jelas dalam Alkitab bahwa istilah “anak Allah” selalu digunakan untuk merujuk kepada anak orang [manusia], bukan anak Allah secara literal. Menurut Alkitab, arti dari istilah “anak Allah” ketika merujuk pada Yahushua adalah bahwa dia adalah anak dari pribadi yang lain, yaitu: Allah Bapa, yang dalam bahasa Ibrani bernama Yahuwah.

Kesalahan dalam klaim para penganut Tritunggal ini dengan mudah dapat terlihat ketika kita bertanya kepada mereka: Jika Yahushua adalah “anak Adam”, maka apakah itu berarti bahwa dia adalah Adam itu sendiri? Tentu tidak. Jadi dengan cara yang sama, jika Yahushua adalah anak Allah, itu tidak berarti bahwa dia adalah Allah itu sendiri.

Jadi istilah “anak manusia” jika diterapkan pada satu pribadi, maka itu berarti bahwa yang bersangkutan adalah anak dari seorang manusia, yang jika diurut ke belakang maka itu akan berarti bahwa dia adalah anak dari manusia pertama, yaitu: Adam. Dalam bahasa Ibrani istilah “anak manusia” adalah “ben-Adam”, yang artinya: anak Adam, atau anak dari seorang pribadi yang lain, yang bernama Adam. Dengan cara yang sama, kita menjadi tahu bahwa istilah “anak Allah” berarti bahwa yang bersangkutan adalah anak dari pribadi yang lain, yaitu Allah Bapa [Yahuwah]. Sebagaimana yang Alkitab katakan: Yahushua adalah “anak Bapa” (2 Yohanes 1: 3).

Asumsi lain yang salah adalah ketika para penganut Tritunggal berkata bahwa: Karena Kristus [Yahushua] memiliki sifat ilahi Allah maka Yahushua adalah Allah. Tetapi adalah sangat jelas sekali bahwa kita memiliki sifat-sifat dari Adam namun kita bukan Adam. Jadi adalah tidak benar jika kita berkata bahwa: karena kita memiliki sifat ilahi dari Allah Bapa, maka itu berarti bahwa kita ini Ilahi sebagaimana kita memiliki sifat manusia dari Adam, bapa kita dan itu berarti bahwa kita adalah manusia.

Namun kita tahu, hanya karena kita memiliki sifat-sifat manusia dari Adam kita tidak lantas menjadi Adam itu sendiri, demikian pula; memiliki sifat Ilahi bukan berarti kita menjadi Allah.

Selain logika berfikir yang salah ini, kita juga menemukan beberapa fakta lain dari Alkitab yang akan bertolak belakang dengan pengertian para penganut Tritunggal pada istilah “anak Allah” ini:

  1. Allah Yang Esa bukanlah anak manusia.
  2. Bangsa Israel adalah anak Allah
  3. Hakim-hakim Israel adalah anak Allah
  4. Malaikat adalah anak Allah
  5. Setan adalah anak Allah
  6. Orang Kristen adalah anak Allah

1. Allah Yang Esa bukanlah anak manusia

Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. (Bilangan 23:19).

2. Bangsa Israel adalah anak Allah

“Kamulah anak-anak TUHAN [Yahuwah], Allahmu”. (Ulangan 14: 1; lih. Kel 4:22; Ul 32: 6, 18-19; Mazmur 29: 1; Rm 9: 4).

3. Hakim-hakim Israel adalah anak Allah

Aku sendiri telah berfirman: “Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. (Mazmur 82: 6).

4. Malaikat adalah anak Allah

Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi?… pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai? (Ayub 38: 4,7).

5. Setan adalah anak Allah

Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap Yahuwah dan di antara mereka datanglah juga Iblis. (Ayub 1: 6).

6. Orang-orang Kristen adalah anak Allah

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yahushua. (Galatia 3:26).


Jadi, kesalahan para penganut Tritunggal juga menjadi semakin jelas ketika kita menyadari bahwa murid-murid Yahushua yang sejati adalah anak-anak Allah. Faktanya, sama seperti Yahushua diperanakkan dari atas oleh Roh Allah, semua murid Yahushua juga telah diperanakkan dari atas oleh Roh Allah. Karena alasan inilah Yahushua digambarkan sebagai “anak sulung dari banyak saudara”.

Bapa Yahuwah adalah Bapa sejati dari para murid dan memang mereka semua “mengambil bagian dalam kodrat ilahi” dan Yahushua juga mengajarkan bahwa mereka “akan sama seperti para malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan”. Dan tentu saja itu tidak berarti bahwa salah satu dari mereka adalah “Allah/Tuhan”. Hal yang sama juga berlaku bagi Yahushua.

Selain itu, orang-orang percaya adalah anak-anak yang diperanakkan dari Allah (Yohanes 1: 12-13). Mereka dilahirkan/diperanakkan oleh Allah dari Roh Allah (Yohanes 3: 3-8). Roh melahirkan roh (Yohanes 3: 6).

Kesimpulan

Sangat mudah untuk melihat bahwa memakai gelar/istilah “anak manusia” tidak berarti bahwa seseorang  itu adalah Adam dan memakai gelar/istilah “anak Allah” tidak berarti bahwa yang bersangkutan adalah “Tuhan/Allah.” Malaikat juga adalah anak-anak Allah, tetapi para penganut Tritunggal tidak mencoba mengklaim bahwa ini berarti para malaikat adalah Allah itu sendiri. Dan sebagai salah satu dari malaikat-malaikat itu, Setan juga adalah “anak Allah.” Selain itu, orang-orang yang percaya kepada Yahushua adalah “anak-anak Allah” yang diperanakkan. Jadi istilah “anak Allah” ketika dipakai oleh yang bersangkutan, berarti bahwa dia adalah anak dari satu pribadi lain yang disebut “Allah”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s