Berdiri di atas Firman

Daud, dengan ilham dari Roh Kudus, menulis dalam Mazmur pasal 27: “Yahuwah adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Yahuwah adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?”

Jika anda takut, jadilah teguh! Ulangan pasal 31 menulis: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab Yahuwah, Elohimmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”

Dengan perlindungan Yahuwah, anda tidak perlu takut apapun. Majulah dengan percaya diri, sadari bahwa Bapa berjalan disamping anda. Ingat! Apa yang Dia telah lakukan untuk orang lain, Dia juga akan lakukan untuk anda!

Suatu pagi, pada tanggal 27 Maret 1977, Norman Williams berlutut berdoa bersama ibunya meminta perlindungan ilahi untuk bepergian. Ibu Williams khawatir sekali akan keselamatan Norman. Dia berfirasat akan ada sesuatu yang tidak beres, hingga Norman membutuhkan lindungan Ilahi secara khusus. Dengan berlinang air mata, dia mengklaim janji yang ada di dalam kitab Yesaya 43 untuk putranya.

Pada hari itu, ketika Norman sedang duduk dalam pesawat Pan Am 1736 pada landasan pacu di Kepulauan Canary, sebuah pesawat KLM yang tidak sanggup mencapai ketinggian yang cukup untuk lepas landas, jatuh membelah dua pesawat Pan Am. Api besar yang muncul membunuh 593 jiwa. Kejadian ini tetap menjadi kecelakaan yang paling buruk di dalam sejarah penerbangan. Namun Norman selamat!

Seketika kala semua orang yang duduk di depan, di samping dan di belakangnya terbakar api, ayat Alkitab yang dia baca pada waktu saat teduh di pagi hari, memenuhi ingatannya: Yesaya 43:1-3″

“Janganlah takut sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan, apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau, sebab Akulah Yahuwah, Eloahmu, yang Maha Kudus dari Israel, Juruselamatmu.”

Mendadak, Norman tahu bahwa dia tidak akan mati terbakar. Dia mungkin akan mati, tapi bukan karena terbakar karena firman Yahuwah berkata bahwa dia tidak akan terbakar. Dia mulai berseru kepada Yahuwah, “Bapa, aku berdiri di atas firman! Aku berdiri di atas firman! Aku berdiri di atas firman! Dalam nama Yahushua, aku berdiri di atas firman! Aku berdiri di atas Firman-Mu, Bapa!

Norman selamat dari nyala api tanpa bekas. Tidak sehelai rambut pun yang hangus. Bahkan bajunya sama sekali tidak bau asap. Satu-satunya luka yang dia alami adalah ketika dia melompat ke tanah dari sayap pesawat Boeng 747 itu.

berdiri_di_atas_firman

Ketika anda berada dalam situasi darurat, ketika anda ada dalam bahaya dan sedang menghadapi kehancuran, berdirilah di atas FIRMAN. Anda dapat menyandarkan penuh semua beban anda pada janji-janji itu. Berdirilah di atas FIRMAN. Mulailah hari ini.

Kepada kita telah diberikan banyak janji-janji yang besar dan berharga. Majulah dan mulailah mengaminkannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s