Bapa Surgawi Selalu Menjawab Doa

Menjadi anak tertua dari 6 orang bersaudara tidak pernah mudah. Menjadi anak tertua yang memikul tanggungjawab terhadap 5 saudara yang lain pada saat kedua orang tua sedang bepergian, tidak hanya sulit, tetapi juga bisa sangat menakutkan.

Ini adalah sebuah situasi yang dialami oleh Gladys Ryder pada saat dia masih remaja. Ibu dan ayahnya yang seharusnya sudah pulang ke rumah seminggu sebelumnya, tetapi sejauh ini mereka belum kembali, bahkan mereka sama sekali tidak mengirim kabar kapan mereka akan kembali. Dunia sedang berperang. Uang sudah habis dan hanya ada sedikit makanan yang tersisa untuk memberi makan begitu banyak orang.

Dalam keadaan takut, tertekan, dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, Gladys menyelinap keluar dari rumah dan berjalan ke padang rumput di luar kandang peternakan mereka. Dengan berlutut, dia membenamkan wajahnya dikedua tangannya dan mulai menangis. Sebuah tangan yang lembut menyentuh bahunya dan dia mendengar suara seorang laki-laki berkata:

“Manusia harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”

Dia berbalik dan mendongak. Tapi tidak ada satu orang pun di sana! Itu terdengar seperti sesuatu yang telah dia baca di dalam Alkitab, tetapi dia tidak tahu di mana. Sambil mengurus adik-adiknya, memberi makan hewan ternak mereka, dan memasak dan membersihkan tanpa henti, Gladys mencari dan mencari ayat tersebut di dalam Alkitab. Dan dia akhirnya menemukannya di kitab Lukas pasal 18, ayat 1, yang mengatakan:

Dia [Yahushua] mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa “mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu”.

Dia kemudian berdoa! Dia masih tidak tahu kapan orangtuanya akan kembali. Dia tidak memiliki uang dan bahan makanan tinggal sedikit, tetapi dia tahu dia dapat berdoa kepada Bapa Surgawi yang selalu menjawab doa. Dan dia melakukannya.

Dan pada saat persediaan makanan terakhir sudah habis, Ibu dan Ayahnya kembali!

bapa_surgawi_selalu_menjawab_doa

Di sepanjang sisa hidupnya, Gladys tidak pernah melupakan pelajaran yang dia terima pada hari itu. Melalui cobaan yang besar dan kecil, dia selalu ingat bahwa; apa pun yang terjadi, kita dapat berdoa dan kita memiliki Bapa yang pengasih yang selalu mendengar, dan MAU MENJAWAB doa-doa kita!

Kepada kita telah diberikan janji-janji yang besar dan berharga. Majulah dan mulailah mengaminkannya!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s