Definisi Dosa yang Wajib Anda Ketahui

Kebutuhan untuk mengetahui definisi dosa menurut Alkitab adalah sungguh amat sangat penting pada hari ini. Kita semua tahu bahwa kita sudah ada di akhir zaman, artinya Kedatangan Kedua sudah sangat dekat. Karena itu kita perlu sungguh-sungguh memperhatikan bagaimana kita hidup. Waktu sudah sangat genting, kita perlu menjadi sangat-sangat serius karena kehidupan abadi yang menjadi taruhannya. 

Alkitab telah memperingati kita dengan sangat tegas:

Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Yahuwah. [Efesus 5:15-17].

Saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia. [2 Petrus 3:14]

Ayat-ayat ini sudah sangat jelas, karena itu kebutuhan untuk mengetahui kehendak Bapa di Surga menjadi sangat penting, kita perlu dengan pasti memisahkan mana kehendak-Nya, yang disenangi-Nya dan mana yang disebut dosa, yang dibenci-Nya.

Alkitab memberi tahu kita bahwa perjalanan hidup orang benar itu butuh proses, ada tahapan pertumbuhan yang harus kita lalui untuk dapat mengenal dan mengetahui sepenuhnya kehendak Bapa di dalam kehidupan kita. Modal awal yang harus kita miliki adalah hati yang mau taat dan telinga yang mau mendengar firman. Jadi adalah hal yang wajar jika pada hari ini banyak orang-orang yang melakukan kesalahan karena mereka tidak tahu bahwa itu salah. Kitab Suci berkata:

Semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Yahuwah [Roma 3:23]

Jadi berdasarkan ayat ini kita mengetahui bahwa dosa telah membuat kita kehilangan kemuliaan Bapa, itu berarti bahwa dosa merupakan sesuatu yang membuat standar kita turun dibawah standar level kemuliaan Bapa Yahuwah.

Untuk mengetahui batasan dosa kita perlu mengetahui apakah maksud dari kata “kemuliaan” yang ada di dalam ayat yang mendefinisikan dosa di atas. Ketika orang mendengar kata “kemuliaan”, banyak orang berfikir tentang “sinar yang menyilaukan”. Namun anggapan ini tidak bisa membantu kita mendefinisikan tentang dosa.

Jika kita mempelajari Alkitab dengan cara yang benar, yaitu: dengan membandingkan ayat dengan ayat maka kita akan dapat mengetahui arti kata “kemuliaan” yang sebenarnya, yang dapat menuntun kita mengetahui batasan-batasan dosa. Alkitab mencatat:

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. [Yohanes 1:14]

Ayat ini berbicara tentang Yahushua yang datang menjadi manusia. Kita melihat “kemuliaan” itu di dalam Yahushua, dan itu bukanlah dalam bentuk sinar yang menyilaukan, tetapi itu adalah “kehidupan”, kehidupan yang penuh kasih karunia dan kebenaran. Jadi kita melihat kemuliaan Yahuwah melalui kehidupan Yahushua di bumi, karena seluruh kehidupan Yahushua di bumi mendemonstrasikan kemuliaan Bapa Yahuwah. Karena itu, dibanyak tempat di dalam Alkitab, kemuliaan itu selalu disampaikan dalam konteks seperti ini, contohnya dapat kita lihat berikut ini:

Sebab Yahuwah yang telah berfirman: “Dari dalam gelap akan terbit terang!”, Dia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Yahuwah yang nampak pada wajah Yahushua. [2 Korintus 4:6]

Dari ayat ini kembali kita mengetahui bahwa kemuliaan Yahuwah terlihat pada Yahushua, atau pada kehidupan Yahushua.

Ketika hal ini kita kaitkan dengan Roma 3:23, maka berarti: semua orang telah berdosa dan telah kehilangan bentuk kehidupan Yahushua.

Jadi karena kehilangan kemuliaan Yahuwah sama dengan kehilangan bentuk kehidupan Yahushua maka inilah definisi dari dosa yang sebenarnya:

Dosa adalah semua cara hidup yang tidak menyerupai cara hidup Yahushua, yang kita lihat di dalam kehidupan-Nya di bumi yang dapat kita baca di dalam Akitab.

Saya tahu ini kedengaran ekstrim dan mungkin karena alasan ini kita tidak banyak mendengar definisi dosa yang seperti ini diberitakan dari atas mimbar gereja. Tetapi karena definisi dosa memang benar seradikal ini maka rasul Petrus sendiri berkata:

Betapa suci dan salehnya kamu harus hidup [2 Petrus 3:11]. Kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya [2 Petrus 3:14].

Definisi dosa ini diteguhkan dalam satu ayat berikut:

Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. [1 Yohanes 2:6]

Inilah alasannya mengapa tidak ada satupun orang diantara kita yang dapat menyombongkan diri dengan cara menolak setiap terang kebenaran yang ditunjukkan kepada kita di akhir zaman ini. Jika kita belum 100% hidup sama dengan cara Yahushua hidup maka kita wajib memperbaiki diri, kita wajib menyelidiki bagian kehidupan mana yang belum sesuai dengan Dia. Kita tidak boleh merasa diri telah menjadi lebih baik dari orang lain, karena sekalipun kita telah menang dalam beberapa bagian belum tentu kita sudah menjadi sama seperti Kristus dalam bagian yang lain lagi. Kita harus terus menerus membuka Alkitab kita dan menguji segala praktek-praktek keagamaan kita berdasarkan Firman. Jika sudah sama teruskan, jika tidak sama tinggalkan.

Sekarang kita juga sudah dapat menjawab setiap pertanyaan baik yang datang dari diri kita sendiri maupun dari orang lain mengenai beberapa detail tindakan yang secara langsung tidak ditegaskan di dalam Alkitab.

Ada beberapa tradisi yang dilakukan di dunia moderen, dimana orang-orang masih bertanya: apakah perlu atau tidak. Dengan melakukan pengujian-pengujian sederhana kita dapat menemukan jawabannya: apakah itu perlu dilanjutkan atau tidak. Jangan biarkan siapapun menjadi penentu kebenaran bagi anda, tapi datanglah dan lihatlah cara hidup Yahushua.

Misalnya pengudusan Sabat yang sudah ditinggalkan. Apakah Yahushua menguduskan Sabat? Jawabaannya 1000% Ya! Jadi jika anda ingin bebas dari dosa kuduskanlah hari Sabat, terlepas dari ajaran umum bahwa pengudusan Sabat tidak lagi penting.

Tradisi lain misalnya perayaan Natal yang tidak diperintahkan namun juga tidak dilarang. Di zaman Yahushua hidup di bumi ada dua kalender yang digunakan: kalender Lunisolar Alkitab dan kalender Masehi milik penjajah Roma, apakah Dia mengatur pemeliharaan hari-hari raya berdasarkan kalender Roma? Tentu tidak! Dalam semua ayat-ayat Injil kita bisa melihat Yahushua selalu taat pada aturan Bapa-Nya, dan hidup dengan kalender yang ditetapkan oleh Bapa-Nya pada minggu penciptaan. Sekarang tanyakanlah pada diri anda sendiri, jika saya ingin mengikuti cara hidup Yahushua agar terbebas dari dosa, apa yang saya akan lakukan dalam hal ini? jika anda memang mengasihi Dia dan ingin menaati Dia, saya percaya anda akan menemukan jawabannya yang akan membebaskan jiwa anda dari jerat-jerat tradisi.

Kehidupan kita seluruhnya haruslah terkait dengan kehidupan Yahushua. Dengan demikian kita akan dimampukan untuk mengetahui mana kehendak Bapa, mana hal yang berkenan kepada Dia, di dalam segala sesuatu bahkan sekalipun itu tidak ditegaskan di dalam Alkitab.

Contoh lain, misalnya merokok. Banyak orang yang mengaku pengikut Kristus hari ini yang masih tetap merokok karena mereka berkata bahwa merokok bukan dosa karena Alkitab tidak pernah menulis: dilarang merokok! Apakah benar demikian? Jika anda mengaitkan kehidupan anda dengan kehidupan Yahushua anda akan segera tahu bahwa anda tidak boleh merokok, karena rokok akan merusak tubuh dimana Yahushua berdiam! Jika anda mengasihi Dia, pastilah anda akan segera meninggalkan rokok.

Dengan konsisten melakukan pengujian pada semua jenis praktek-praktek kehidupan kita dengan berlandaskan pada kehidupan Yahushua maka sebenarnya pada Kedatangan Kedua kita pasti akan kedapatan tidak bercacat.

Perjuangan ini memang tidak ringan, kita butuh anugerah dari Surga untuk melakukannya dan keluar sebagai pemenang, karena bagi kita yang tulus hatinya, kita terkadang masih tinggal di dalam dosa karena ketidaktahuan. Ada beberapa dosa yang masih tetap kita lakukan karena kurangnya pengetahuan yang kita miliki, dan karena pintarnya Iblis menyembunyikan dosa itu. Kita sepenuhnya membutuhkan pertolongan Surga, namun HaleluYah, syukur kepada Yah, karena Dia lebih rindu untuk menolong kita melebihi rindunya kita ditolong oleh Dia. Bagi kita yang mau menaati Dia dalam segala keadaan, ketahuilah Firman ini:

Dia telah membuat mulut kita sebagai pedang yang tajam dan membuat kita berlindung dalam naungan tangan-Nya. Dia telah membuat kita menjadi anak panah yang runcing dan menyembunyikan kita dalam tabung panah-Nya. [baca Yesaya 49:2]

Pedang tajam disini bukanlah sebuah pedang untuk membunuh, tetapi pedang untuk mengoperasi. Pedang untuk membunuh mendatangkan kematian, tetapi pedang untuk mengoperasi mendatangkan kehidupan. Kita perlu mengoperasi atau memotong semua cara hidup yang tidak sesuai dengan teladan yang sudah diperlihatkan Yahushua kepada kita.

Kita perlu waspada karena Iblis, musuh kita, selalu ingin menumpulkan pedang ini dengan mengajak kita untuk melakukan kompromi dengan dunia, ingatlah selalu bahwa segala bentuk kehidupan yang tidak menyerupai kehidupan Yahushua adalah dosa.

Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Yahushua, supaya apabila Dia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya. [1 Yohanes 2:28]

Hanya ada satu alasan mengapa kita tidak perlu malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya, yaitu karena kita telah menjadi serupa dengan Dia! Dia yang adalah Saudara Sulung kita akan segera mengenali kita, memeluk kita dan membawa kita ke rumah Bapa-Nya. Sungguh indah. HaleluYah!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s