Kebenaran Yang Tidak Enak

Isu sentral yang akan terus menjadi persoalan dari saat ini hingga dunia berakhir adalah perihal penyesatan. Hal ini telah diberitahukan hampir 2.000 tahun lalu ketika para murid bertanya kepada Yahushua mengenai tanda kesudahan dunia; “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!” [Matius 24:4].

Ketika membicarakan “penyesatan” atau “ajaran sesat” kebanyakan orang berfikir terlalu sederhana dan dengan gegabah mengambil kesimpulan mengenai apa yang benar dan apa yang salah, tanpa benar-benar dengan fikiran yang terbuka melihat dan mempelajari semua bukti-bukti yang ada.

Lusifer, si bapa segala dusta adalah makhluk yang sangat cerdas dengan pengalaman kerja lebih dari 6.000 tahun, pekerjaannya sebagaimana julukannya adalah mendustai, tidak hanya manusia tetapi juga sepertiga malaikat di surga telah menjadi korbannya.

Banyak orang terus terjebak dalam kebodohan kekal, banyak orang terus berada di dalam dusta Iblis karena mereka tidak benar-benar menyadari fakta mengenai Lusifer yang saya ungkap di atas.

Coba anda berhenti dan merenung sejenak, apa yang dapat anda lakukan jika anda adalah seseorang yang memiliki IQ yang tinggi [katakanlah setara dengan Einstein, Tomas Alfa Edison, atau B.J.Habibie] dan dapat hidup selama 6.000 tahun! Apa yang anda akan rencanakan? Berapa banyak percobaan anda yang akan berhasil? Secanggih apa penemuan baru yang akan anda temukan? Dan kemudian setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, renungkanlah apa yang dapat dilakukan oleh Lusifer selama 6.000 tahun di bumi dengan kecerdasan yang luar biasa tinggi dan dengan nafsu berkuasa yang sangat besar yang dimilikinya!

Ada gelar di atas master, yaitu profesor, tapi seandainya ada gelar yang lebih tinggi dari itu maka itulah gelar si Ular Tua itu yang cocok untuk mewakili keahliannya dalam mendustai manusia. Dusta iblis pada dunia sudah berada pada tingkat yang sangat parah. Penipuan telah berlapis-lapis begitu tinggi hingga hampir mencapai langit. Banyak orang yang hendak kembali kepada kebenaran mendapati diri mereka kecewa karena ternyata mereka masih berada dalam lapisan penipuan yang lain.

Salah satu kesalahan terbesar umat manusia adalah meremehkan kemampuan Iblis. Kebanyakan orang tidak benar-benar menyadari betapa pintarnya Lusifer. Orang-orang menjadi tidak waspada pada penyesatan karena dibenak mereka ajaran-ajaran sesat itu gampang dikenali. Berapa banyak orang yang mengira bahwa kejahatan hanya adalah hal-hal yang sudah nyata seperti, mencuri, membunuh, berzina dan lain-lain? Berapa banyak orang yang mengklaim bahwa kebenaran pastilah sesuatu yang dipercaya dan dipegang oleh kebanyakan orang, dan “yang aneh-aneh” atau “ajaran yang berbeda” dari yang dipegang kebanyakan orang pastilah sesat?

Tidak banyak orang yang pergi lebih jauh menyelidiki keyakinan-keyakinan, praktek-praktek tradisi serta keagamaan yang kita lakukan dan mempertanyakan mengapa kita melakukannya. Kebanyakan larut dan mempercayakan masalah kerohanian mereka pada para pemimpin agama. Apapun juga yang dikatakan oleh para pemimpin agama itulah yang akan mereka percayai. Si ular tua pun tertawa karena pekerjaannya untuk menipu seluruh dunia di akhir zaman menjadi semakin mudah, betapa tidak dia hanya cukup menyesatkan para pemimpin agama maka seluruh dunia akan tersesat!

Hari kedahsyatan yang besar sudah semakin dekat dari sebelumnya, sebagaimana janji Bapa Yahuwah di dalam kitab suci bahwa pengetahuan akan bertambah dan tidak ada dusta yang tersembunyi yang tidak akan diungkap, maka pada hari ini kebenaran-kebenaran baru terus diungkap untuk mempersiapkan para umat sisa menyambut kedatangan kedua Yahushua.

Diperlukan fikiran yang terbuka untuk dapat menerima kebenaran-kebenaran baru yang akan menjadi “pembuka mata” untuk melihat dengan lebih jelas semua benih-benih ilalang yang telah ditabur si ular tua di ladang dunia ini. Jika seseorang tidak berfikiran terbuka untuk menyelidiki kebenaran-kebenaran baru yang sudah dan akan terus terungkap maka dia pasti akan terus berada dalam kebodohan yang berujung pada kebinasaan jiwanya.

Hanya orang dengan fikiran terbuka yang akan dapat dengan tenang mempelajari semua ajaran-ajaran yang sudah ada dalam terang Alkitab, dan dengan tuntunan Roh Kudus dapat membedakan mana ajaran murni dan mana ajaran-ajaran yang sesat.

Hanya orang dengan fikiran yang terbuka yang akan sanggup meninggalkan tradisi-tradisi lama yang salah sekalipun itu akan membuat dirinya ditertawai, dihina dan dipermalukan oleh orang banyak, karena di akhir zaman ini; kebenaran yang sejati itu tidak enak, tetapi kebohongan adalah sesuatu yang menyenangkan.

Bagi anda yang berhati tulus, yang sedang merindukan kebenaran namun saat ini sedang terjebak dalam tradisi-tradisi dunia yang salah, saya menguatkan anda untuk mempercayai janji Bapa Yahuwah yang penuh kasih bahwa: Dia tidak mungkin memberi anda batu ketika anda meminta roti, dan Dia tidak mungkin memberi anda ular ketika anda meminta ikan [baca Matius 7:7-11]. Percayalah Dia akan menuntun anda kepada segala kebenaran-Nya. Percayalah. Ketika saya berkata percayalah, itu artinya anda harus siap untuk menerima apapun yang ditunjukkan oleh Roh-Nya melalui bukti-bukti yang ada, baik itu dari Alkitab maupun dari fakta-fakta sejarah, bahkan sekalipun ketika tidak ada satupun orang lain yang anda kenal mempercayai hal baru diungkapkan itu. Sekali lagi percayalah, ikuti saja, karena Bapa Yahuwah tidak akan pernah membiarkan anda tersesat selagi anda mau mengikuti tuntunan-Nya ke manapun  Dia menuntun dengan harga apapun yang mungkin jadi taruhannya.

Di bawah ini saya akan mengungkapkan beberapa kebenaran-kebenaran penting yang tidak enak, yang oleh sebagian orang akan dianggap sebagai ajaran sesat, adalah bagian anda untuk menyelidikinya bagi diri anda sendiri. Saya tidak mengklaim bahwa saya telah mengetahui segala kebenaran oleh karena itu saya mengajak semua orang untuk menyelidiki hal-hal ini dengan fikiran yang terbuka dengan terus waspada pada fakta bahwa kebenaran-kebenaran yang sejati telah terkubur di bawah lapisan-lapisan kebohongan yang sudah sangat tebal. Diperluhkan doa, pembelajaran dan ketekunan untuk dapat mencapai kebenaran yang murni.

Berikut adalah beberapa kebenaran tidak enak yang perlu dipertimbangkan oleh semua orang mengaku mengasihi Pencipta mereka:

Bumi ini datar, tidak bergerak, dan terlindung dengan kubah langit yang tidak dapat ditembus.

Ada begitu banyak bukti yang dapat anda temukan di alam secara langsung untuk membuktikan kebenaran ini, anda juga dapat mempertimbangkan begitu banyaknya hasil penelitian yang mengungkap kebenaran ini di internet. Kebenaran ini sangat penting untuk menghindari penipuan akhir zaman yang akan melanda dunia.

Dunia ditipu melalui dusta bahwa bumi ini bulat dan menggelinding di angkasa yang tidak terbatas luasnya. Penipuan ini baru berumur sekitar 500 tahun, namun sekarang telah dianggap sebagai “pengetahuan dasar”. Siapapun saat ini yang mempertanyakan atau meragukan bumi yang bulat pasti akan ditertawai dan bahkan diejek.

Tujuan dari penipuan ini adalah untuk membuat bumi menjadi “sekedar’ sebuah benda langit yang rentan dengan bahaya dari luar angkasa, seperti: tertabrak benda-benda langit dan bahkan diserang alien. Orang-orang di bumi akan dipenuhi dengan ketakutan pada bahaya-bahaya ini. Sedangkan pada faktanya bumi ini aman terlindungi oleh Bapa Yahuwah. Tidak ada kemungkinan bumi lain selain yang kita huni sekarang, hal ini bertentangan dengan apa yang diungkapkan oleh mereka yang mengajarkan akan bumi bulat ini, mereka saat ini sedang mencari bumi-bumi yang lain di luar sana.

Teori Big Bang juga lahir dari konsep bumi bulat. Hal ini menggiring semakin banyak orang untuk menjadi ateis, dengan berfikir bahwa alam semesta terjadi melalui sebuah “kecelakaan” kosmik, Alkitab yang secara rinci menceritakan proses penciptaan langit dan bumi kemudian dinyatakan “secara tidak langsung” hanya sebagai cerita fiksi belaka.

Penipuan ini juga bertujuan untuk meninggikan matahari. Sebagaimana kita tahu, agama-agama berhala selalu menjadikan matahari sebagai dewa. Bahkan hari minggu adalah hari yang dimuliakan demi dewa ini. Konsep bumi datar yang Alkitabiah tidak dapat dipakai untuk meninggikan matahari, karena bumi ini tidak bergerak dan matahari serta bulanlah yang mengelilingi bumi. Tetapi dengan konsep baru bahwa bumi ini bulat dan menggelinding diangkasa yang tidak terbatas mengelilingi matahari sebagai pusat tata surya maka agama-agama berhala dapat mencapai tujuan mereka, meninggikan dewa matahari.

Kalender Alkitab berbeda dengan Kalender Masehi yang sekarang di pakai diseluruh dunia.

Kalender Masehi adalah sebuah alat penyesatan! Fakta ini adalah sebuah penipuan di depan mata namun sedihnya tidak disadari oleh sebagian besar orang di seluruh dunia. Kalender Masehi murni adalah kalender penyembah berhala yang diadopsi menjadi kalender gerejawi dan kemudian sekarang dipakai secara terpadu oleh semua bangsa di seluruh dunia.

Nama-nama bulan, nama-nama hari, cara mingguan bersiklus, dalam kalender Masehi sama sekali asing bagi Alkitab!

Karena Alkitab mengungkap sebuah hari ibadah yang ditetapkan langsung oleh Bapa Yahuwah maka Alkitab pun menggunakan sebuah sistem kalender sendiri yaitu kalender lunisolar. Si ular tua yang selalu berusaha mencuri penyembahan yang seharusnya hanya diperuntukkan bagi Bapa Yahuwah, berusaha dan telah berhasil menggiring dunia untuk benar-benar melupakan hari Sabat dengan cara membuat sebuah sistem kalender yang baru, yaitu kalender Masehi!

Penipuan kalender ini menghasilkan dua buah lapisan penipuan baru yang juga sangat berbahaya; yaitu anggapan bahwa hari Sabtu adalah Sabat yang Alkitabiah dan bahwa hari Minggu adalah hari kebangkitan Kristus.

Semua ajaran-ajaran yang tidak mendukung pengudusan hari Sabat pada dasarnya dibuat sebagai pembenaran untuk mempertahankan penggunaan kalender Masehi, hal itu sama sekali tidak berdasar pada Alkitab, benar-benar murni ajaran tradisi karena pengaruh ditinggalkannya kalender lunisolar Alkitab. Sedihnya lagi, mereka yang tetap ingin menguduskan hari Sabat Alkitab dengan cara menguduskan hari Sabtu kembali harus tertipu karena ternyata hari Sabtu bukanlah hari Sabat Alkitab! Hari Sabtu adalah sebuah lapisan penipuan lain yang tertimbun dalam kalender tipuan.

Fakta-fakta arkeologi dan sejarah mengenai sistem kalender yang pernah digunakan dunia dapat anda pelajari dari berbagai sumber hari ini. Dan semuanya akan membawa anda pada bukti-bukti tak terbantahkan bahwa ada suatu masa di mana kalender lunisolar Alkitab telah dengan sengaja ditinggalkan demi meninggikan dewa matahari dengan cara menguduskan hari Minggu, sebuah hari yang tidak dikenal Alkitab sama sekali!

Nama asli Sang Pencipta bukan Tuhan dan nama Mesias bukan Yesus

Kebenaran terus diungkap. Kata “Tuhan” yang selama ini kita tahu sebagai sebutan bagi Bapa Pencipta langit bumi adalah bukan nama-Nya yang asli, itu hanyalah gelar, yang menurut tradisi sebenarnya adalah nama berhala masyarakat Eropa bagian utara. Demikian pula, dikalangan Kristen nama “Yesus” sudah begitu dikenal sebagai nama dari Mesias, namun nama yang baru muncul beberapa puluh tahun ini pada faktanya adalah bukan nama Kristus yang asli.

Nama Bapa yang sebenarnya adalah Yahuwah dan nama Kristus adalah Yahushua. Jika menyebut dengan tidak sopan saja nama-nama kudus itu telah merupakan kesalahan berdasarkan perintah ketiga dari “Sepuluh Firman” lalu bagaimanakah jadinya jika nama kudus itu malah diganti? Dunia sekali lagi telah tertipu oleh pergeseran bahasa dan diterjemahkannya Kitab Suci ke dalam berbagai bahasa membuat pintu pelanggaran ini semakin lebar.

Nama-Nya kudus dan seharusnya tetap dikuduskan oleh mereka yang mengaku mengasihi Dia. Fakta-fakta mengenai nama-Nya yang aslipun sudah banyak terungkap di mana-mana. Nama Bapa tidak diragukan seharusnya adalah nama dalam bahasa Ibrani, karena itu tidak mungkin nama-Nya adalah Tuhan, karena kata “tuhan” tidak berasal dari bahasa Ibrani. Demikian pula dengan nama Kristus, Sang Mesias lahir dan dibesarkan sebagai orang Ibrani, nama-Nya juga seharusnya adalah nama dari bahasa Ibrani, jadi seharusnya nama-Nya bukan “yesus”, dan bahkan kitab perjanjian baru sendiri [yang nota bene ditulis dalam bahasa Yunani] dengan jelas mengungkap bahwa ketika Kristus menyebut nama-Nya, Dia berbicara dengan menggunakan bahasa Ibrani. Artinya sangat jelas, nama-Nya adalah dari bahasa Ibrani! Anda dapat terus bertahan menggunakan nama-nama kafir atau mau memulai menerima kebenaran yang tidak enak ini? pilihan ada di tangan anda!

Tritunggal tidak Alkitabiah

Doktrin Tritunggal adalah sebuah tipuan yang juga berbahaya. Ajaran ini telah membuat banyak orang tidak menyadari begitu besarnya kasih Bapa Yahuwah kepada dunia dengan jalan mengorbankan Anak-Nya sendiri. Ajaran ini juga bahkan mengalihkan penyembahan dan peribadatan dari Bapa Yahuwah dengan jalan memperkenalkan pribadi ketiga lain dalam konsep ketuhanan tiga-tapi-satu.

Akibat ajaran ini, banyak orang-orang non-kristen yang akhirnya menolak keselamatan yang ditawarkan Bapa Yahuwah melalui Anak-Nya karena ajaran ini telah menempatkan Yahushua setara dengan Yahuwah. Tritunggal telah membuat ajaran Alkitab bahwa Eloah itu esa menjadi bias! Akibatnya orang-orang Kristen sendiri telah menganggap Yahushua sebagai Eloah [Yahuwah] yang datang dalam rupa manusia. Hal ini tentu sangat bertentangan dengan ajaran yang jelas dari Alkitab bahwa Eloah adalah satu dan hanya satu yaitu Yahuwah. Yahushua adalah Anak Tunggal Yahuwah yang diangkat oleh Yahuwah menjadi raja dan tuan atas langit dan bumi, namun Yahushua sendiri tetap tunduk kepada Yahuwah, Bapa-Nya.

Jika tipuan ini tidak pernah ada, maka kasih manusia akan Bapa Yahuwah akan tumbuh subur dalam hati mereka dan mereka tentu akan mendengar tuntunan kasih-Nya untuk mengikuti segala kebenaran-Nya walaupun telah terkubur selama ribuan tahun dalam lapisan-lapisan dusta yang diciptakan Lusifer.

Bapa Yahuwah yang penuh kasih terus mengulurkan tangan-Nya saat ini, sebelum hari besar-Nya datang untuk memisahkan umat yang taat pada “kebenaran yang tidak enak” dari mereka yang berpegang teguh pada “kebohongan yang nyaman”.

Orang banyak saat ini berada di lembah penentuan. Ilmu Pengetahuan dan agama-agama terorganisir, keduanya telah dibangun di atas beberapa lapisan kebohongan. Hari besar Yahuwah sudah dekat dan setiap jiwa yang hidup saat ini dihadapkan dengan keputusan: “Apakah saya akan mengikuti kebenaran yang tidak enak? Atau berpegang teguh pada kebohongan yang nyaman”? Ingat: tidak mengetahui kebenaran tidak mengubah fakta mengenai kebenaran itu.

Untuk mengikuti kebenaran apapun harganya, butuh pengorbanan. Dibutuhkan komitmen. Menerima kebenaran yang tidak populer akan membuat seseorang mendapat cemohan dari orang-orang yang berpegang teguh pada kebohongan. Hal ini juga dapat mempengaruhi pekerjaan seseorang dan bahkan pernikahan seseorang. Inilah pilihan yang harus diputuskan yang dihadapi oleh setiap individu di bumi, memilih antara Kebenaran Atau kebohongan.

Kebohongan tampaknya nyaman. Masuk akal. Mudah. Ini adalah pemahaman dasar yang di atasnya keyakinan-keyakinan lain telah dibangun. Tapi sekarang, saat kebenaran telah dipulihkan, saat pengetahuan telah meningkat, adalah sangat penting bagi tujuan kekal anda untuk mengungkap kebohongan dan menerima kebenaran, tidak peduli seberapa banyak yang akan menertawakan anda, atau seberapa tidak nyaman dampaknya terhadap kehidupan anda.

Terimalah kebenaran apapun harganya. Keabadian kebahagiaan menanti semua orang yang merelakan prasangka-prasangka mereka dan mengijinkan Bapa Yahuwah untuk memimpin mereka pada kebenaran-Nya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s