26 Pertanyaan Umum Mengenai Sabat Lunar & Jawabannya

Pertanyaan#2: “Siklus mingguan telah berlangsung tidak terputus sejak Penciptaan. Hari Sabtu adalah hari ketujuh dalam suatu minggu, jadi tentulah merupakan hari Sabat yang sebenarnya! Mengapa anda mengatakan Sabat Lunarlah yang benar?”

Waktu itu sendiri memang berlangsung terus menerus. Namun, ada beberapa cara yang berbeda untuk mengukur kesinambungan waktu itu. Sebuah siklus mingguan yang tidak terputus tidak terdapat dalam susunan kalender sampai orang-orang Babel memakainya beberapa ratus tahun sebelum Yahushua lahir. Semua kalender kuno memiliki siklus mingguan yang dimulai baru sebulan sekali setiap hari Bulan Baru, atau tahunan pada penghujung tahun lama.

Pada kalender yang siklus mingguannya dimulai baru setiap bulan, hari-hari pada minggu itu selalu jatuh pada tanggal yang sama dalam kalender. Ketika siklus mingguan dimulai lagi pada bulan baru, hari ketujuh pada setiap minggu selalu berada pada hari ke 8, 15, 22, dan 29 dari suatu bulan.

Alkitab mendukung susunan kalender ini. Sangat berpengaruh bahwa setiap saat dalam Alkitab sebuah tanggal diberikan untuk Sabat hari-ketujuh, baik secara langsung, maupun secara konteks, ia selalu jatuh pada tanggal 8, 15, 22, & 29. Ini mengukuhkan bahwa kalender Alkitab menggunakan bulan lunar di mana hari-hari setiap minggu selalu jatuh pada tanggal yang sama dalam suatu bulan.

Pertanyaan#3: “Bukankah Bulan diciptakan pada hari ke-empat? Bulan tidak mungkin menentukan hari Sabat karena bulan belum diciptakan sampai hari keempat dari minggu Penciptaan!”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s