26 Pertanyaan Umum Mengenai Sabat Lunar & Jawabannya

Perdebatan sering terjadi mengenai hari beribadah, karena melalui hari beribadah kesetiaan seseorang dinyatakan kepada sosok penguasa yang dia sembah. Pada tahun-tahun sekarang, bertambahnya terang mengenai Sabat telah mengungkapkan kebenaran yang telah lama dilupakan: Sabat hari ketujuh yang sesuai dengan Alkitab tidak dapat ditemukan dengan menggunakan kalender Masehi. Hanya kalender Ibrani kuno, yaitu kalender Lunisolar yang dapat digunakan untuk menentukan Sabat Alkitab.

Dalam kebingungan karena banyaknya pendapat-pendapat yang berlawanan, telah bermunculan pertanyaan yang memojokkan Sabat Lunar. Kebanyakan penyebabnya disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan pengertian akan kebenaran. Ketika pertanyaan-pertanyaan ini diteliti dengan seksama dalam terang Alkitab dan laporan sejarah, maka kita akan menemukan fakta-fakta bahwa Sabat Alkitab hanya bisa ditemukan dengan menggunakan kalender Lunisolar yang dibuat pada masa Penciptaan. Semua hari-hari ibadah yang lain, yang ditentukan oleh kalender yang lain, adalah palsu. Berikut ini adalah 26 Pertanyaan umum mengenai Sabat Lunar dan Jawabannya:

Pertanyaan#1: “Jika hari Sabat lunar itu benar, mengapa kita belum perna mendengar sebelumnya? Ini tidak mungkin benar karena [Yahuwah] tidak akan membiarkan hari Sabat untuk benar-benar hilang dan dilupakan!!”

Karena hari Sabat sangat penting, inilah anggapan yang dibuat banyak orang. Namun ini adalah anggapan yang salah. Alkitab sendiri menubuatkan bahwa hari Sabat yang sejati akan dilupakan.

Yahuwah menjadi seperti seorang seteru; Ia melanda kemah-Nya seperti kebun, menghancurkan tempat pertemuan-Nya. Yahuwah menjadikan orang lupa akan perayaan-perayaan yang telah ditetapkan dan akan hari-hari Sabat di Zion. [Lihat Ratapan 2:5-6, KJV]

Ketika kebenaran tidak dipupuk sebagaimana seharusnya, Yahuwah meniadakannya untuk melindunginya. Ketika Kekristenan mula-mula berkompromi, menganut kekafiran, Yahuwah sendirilah yang menyebabkan hari-hari Sabat dilupakan.

Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya dan hari Sabatnya – dan segala perayaannya.” [Lihat Hosea 2:11]

Tetapi janji-Nya adalah bahwa pada akhir sisa masa, kebenaran akan dipulihkan:

Karena umat-Ku telah melupakan Aku . . . mereka telah tersandung jatuh di jalan-jalan mereka, yakni jalan-jalan dari dahulu kala . . .  [Yeremia 18:15, KJV]

Beginilah firman Yahuwah: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. [Lihat Yeremia 6:16]

Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus”, “yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni”. Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan” [Yesaya 58:12-13, NKJV]

Pertanyaan#2: “Siklus mingguan telah berlangsung tidak terputus sejak Penciptaan. Hari Sabtu adalah hari ketujuh dalam suatu minggu, jadi tentulah merupakan hari Sabat yang sebenarnya! Mengapa anda mengatakan Sabat Lunarlah yang benar?”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s