5 Ayat Alkitab yang Sulit Dipahami & Penjelasannya

Beberapa ayat di dalam Alkitab telah menghadirkan tanda tanya dalam benak sebagian pembacanya. Tidak jarang bagian-bagian yang sulit dipahami ini telah dijadikan oleh beberapa pihak sebagai asalan untuk mempertahankan praktek-praktek yang tidak Alkitabiah yang mereka lakukan. Melalui artikel ini anda akan menemukan penjelasan dari 5 bagian Alkitab yang selama ini sulit untuk dipahami. Namun untuk memastikan anda dapat memahami kebenaran-kebenaran ini dengan baik, maka anda perlu memandang ajaran-ajaran denominasi anda yang selama ini anda sudah pegang dari sudut pandang Alkitab, dan jangan memandang ayat-ayat Alkitab dari sudut pandang ajaran-ajaran denominasi anda.

1: Yohanes 1:1

Kumpulan bukti-bukti Alkitab ketika dianalisa secara objektif dan dipahami dengan baik mengungkapkan bahwa Yahushua [Firman/Logos] adalah bukan Yahuwah. Terjemahan Yoh. 1:1 ini telah menjadi sebuah ayat yang ambigu mengenai keberadaan Yahushua. Namun ayat ini yang berbunyi: “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Yahuwah dan Firman itu adalah Yahuwah”, walaupun sangat populer, adalah sebenarnya bukan terjemahan yang terbaik.

Jika kita memperhatikan ayat ini baik-baik, terutama bagian pertengahan dari ayat ini, maka sebenarnya akan menjadi jelas bahwa “Firman [Yahushua] sudah ada bersama-sama dengan Yahuwah” dari sejak semula sebelum bumi ada. Seandainya Yahushua adalah Yahuwah itu sendiri maka ayat ini tidak perlu berbunyi: “Firman itu bersama-sama dengan Yahuwah”. Fakta bahwa “Firman itu bersama-sama dengan Yahuwah” adalah bukti kuat dari fakta lain bahwa Yahushua dan Yahuwah adalah dua Pribadi yang berbeda.

Salah satu terjemahan yang baik dari ayat ini saya dapatkan dari versi terjemahan “Alkitab Bahasa Sehari-hari” yang bunyinya: “Pada mulanya, sebelum dunia dijadikan, Sabda sudah ada. Sabda ada bersama Yahuwah dan Sabda sama dengan Yahuwah”. Kata “sama dengan” disini bukan untuk menyatakan bahwa Yahushua adalah Yahuwah melainkan untuk menyatakan bahwa Yahushua dan Yahuwah adalah sama dalam sifat, yaitu sama-sama bersifat Ilahi, jadi “sebagaimana Yahuwah demikianlah Yahushua”.

Kesamaan yang saya maksud disini juga diungkap dalam kitab Filipi 2:6:

Versi bahasa sehari-hari: “Pada dasarnya Dia [Yahushua] sama dengan Eloah, tetapi Dia [Yahushua] tidak merasa bahwa keadaan-Nya yang ilahi itu harus dipertahankan-Nya”.

Versi Terjemahan LAI Resmi: “yang walaupun dalam rupa Eloah, tidak menganggap kesetaraan dengan Yahuwah itu sebagai milik yang harus dipertahankan”.

Penting untuk diingat bahwa Yahushua sendiri telah menyatakan dengan jelas bahwa diri-Nya dan Yahuwah adalah Pribadi Ilahi yang berbeda dalam Yohanes 5:26;

Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri”,

Jadi tidak ada keraguan bahwa terjemahan yang paling tepat dari bagian akhir Yoh. 1:1 adalah “Firman sama dengan Yahuwah” atau “sebagaimana Yahuwah demikianlah Yahushua”.

Yoh. 1:1 mengungkapkan dua Pribadi berbeda yang terpisah, yaitu Yahushua dan Yahuwah, yang sudah ada bersama-sama sejak dari semula sebelum segala sesuatu ada.

Ayat berikut memberi kita informasi tambahan dimana Yahuwah mengakui bahwa Yahushua sudah ada sejak semula bersama-sama dengan Dia:

Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala [Mikha 5:2].

Terjemahan langsung yang seharusnya lebih tepat untuk ayat ini adalah: Pada mulanya sebelum segala sesuatu ada, Yahushua sudah ada bersama-sama dengan Yahuwah, dan sebagaimana Yahuwah demikianlah Yahushua.

2: Kisah Rasul 15:28,29

Iklan

3 thoughts on “5 Ayat Alkitab yang Sulit Dipahami & Penjelasannya”

  1. Penafsiran Saudara (Aluahym bukan SATU Pribadi) salah. Mari kita lihat kesalahannya:

    1. “Pada mulanya, sebelum dunia dijadikan, Perkataan YAHUAH sudah ada. Perkataan YAHUAH ada bersama YAHUAH dan Perkataan YAHUAH sama dengan YAHUAH.” Dari perenungan ayat ini, sama sekali TIDAK kita dapati Aluahym bukan SATU Pribadi. Sederhananya kita katakan: Setelah dunia dijadikanNya, perkataan saya ada, perkataan saya ada bersama saya, dan perkataan saya sama dengan saya.
    2. Yoh 5:26 ; “Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri” Dari perenungan ayat ini pun, TIDAK kita dapati penulisan Aluahym bukan SATU Pribadi. Ayat ini hanya BERBICARA tentang HIDUP, BUKAN PRIBADI.
    3. Malahan, ada satu ayat Kitab Suci Nasrani yang MENEGASKAN;
    Jawab YAHUSHA: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hari orang Yisharal, Tuhan Aluahym kita, TUHAN ITU ESA/EKHAD.”
    (Marqus 12:29). Perenungan ayat ini MENGKONFIRMASIKAN KITA BAHWA TUHAN ALUAHYM YAHUAH ITU ESA (BUKAN DUA PRIBADI/ ATAU TIGA)
    4. Tidakkah Saudara baca dalam Kitab Yoh 8:24? Yang begini bunyiNya:
    “Karena itu tadi Aku (YAHUSHA) berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; SEBAB JIKALAU KAMU TIDAK PERCAYA, BAHWA AKULAH DIA (DIA mengacu kepada SATU PRIBADI ALUAHYM YAHUAH), kamu akan mati dalam dosamu.”
    Dari perenungan ayat ini, sangat jelas dan tegas ditekankan, bahwa jikalau kita tidak percaya bahwa YAHUSHA adalah YAHUAH ALUAHYM, kita akan mati dalam dosa kita.

    Semoga setelah membaca perenungan ayat-ayat di atas, penulis segera bertobat dan mengkoreksi kesalahannya. Bapa YAHUAH adil bagi orang-orang yang bertaubat, memberi kesempatan kepada mereka untuk BERBALIK. Jangan sia-siakan kemurahan hati Bapa YAH. Tuhan YAHUSHA memberkati kita semua.

    1. Pertama, sebelum menjawab komentar anda, saya ingin memperjelas dulu istilah penting dibawah ini yang saya gunakan di dalam tulisan-tulisan saya:

      1. Eloah: Eloah itu satu, Dia adalah Bapa Yahuwah, dan Yahushua bukan Eloah

      2. Elohim: ini adalah bentuk jamak; Bisa digunakan untuk merujuk pada Yahuwah atau Yahushua, bisa juga diartikan Yang Mulia, Tuan, Guru, Hakim, Raja, dll.

      Kedua; saya tidak bisa memastikan apa yang anda maksud dengan “ALUAHYM”, apakah itu Eloah atau Elohim, anda yang tahu jawabannya.

      Ketiga; ini jawaban saya atas komentar anda:

      #1. Semua orang tahu bahwa yang disebut “Firman” dalam Yoh. 1:1 adalah Yahushua, namun disini saya lihat anda menerjemahkan sesuai kemauan anda sendiri, sehingga jadilah apa yang anda masudkan itu. Alkitab konsisten mengatakan Eloah itu satu, yaitu Yahuwah. Sang Anak, Yahushua memang sering disebut Elohim, tapi itu bukan berarti bahwa Dia adalah Eloah, ingat Elohim dapat diartikan dengan berbagai cara yang saya sebut diatas, karena jika Yahushua adalah Eloah maka Eloah akan jadi dua, Yahuwah dan Yahushua. Tetapi Alkitab tidak pernah mengajarkan hal seperti itu. Alkitab Konsisten hanya ada satu Eloah yaitu Yahuwah. Yahushua sendiri dengan jelas berkata bahwa “Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku” [Yoh. 14:28]. Ayat ini berkata bahwa Yahuwah lebih besar dari Yahushua, bagaimana mungkin hal ini terjadi jika Yahuwah adalah Yahushua itu sendiri? Atau silahkan anda baca Mat. 24:36 [Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri], di sini Yahushua mengaku tidak mengetahui kapan akhir dunia, hanya Bapa yang tahu! bagaimana bisa hal ini terjadi jika Yahushua adalah Yahuwah itu sendiri? Ayat-ayat ini saja sebenarnya sudah cukup menjadi bukti bahwa cara anda menafsirkan Yoh. 1: 1 adalah salah. Jangan menafsirkan Alkitab untuk mendukung keyakinan pribadi, itu akan membuat Alkitab bertentangan dengan dirinya sendiri, tetapi biarkanlah Alkitab menafsirkan dirinya sendiri, karena kebenaran akan selamanya harmonis.

      #2. Yoh 5:26 ; “Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri”. Ayat ini jelas menggambarkan dua pribadi yang berbeda. dari istilah “Bapa dan Anak” saja itu sudah jelas. Pak Gery pasti punya Bapak, yang daripadanya pak Gery berasal, pertanyaan saya: mana yang duluan hadir di dunia ini, pak Gery sebagai “anak” atau Bapak anda? sudah pasti bapak anda. jadi jika bapak anda duluan hadir di dunia baru kemudian anda keluar dari bapak anda, apakah itu berarti anda adalah bapak anda sendiri?

      #3. Ya benar Markus 12:29 tegas mengatakan “Yahushua answered him, “The first of all the commandments is, ‘Hear, O Yisra’el, Yahuwah is our Eloah! Yahuwah alone!” Saya tidak pernah mengatakan Eloah itu dua atau tiga. Eloah hanya satu dan itu adalah Yahuwah. Lalu siapa Yahushua? Yahushua bukan Eloah, Yahushua bukan Yahuwah, tapi Dia adalah ANAK TUNGGAL Yahuwah, yang Yahuwah kirim ke dunia untuk mati bagi dosa umat manusia! baca Yoh 3:16. Yahushua kemudian diberikan kekuasaan oleh Yahuwah, silahkan baca Daniel 7 [Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya. Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah]. Yahushua adalah pribadi Yang Diurapi oleh Yahuwah menjadi Raja yang berkuasa sampai selamanya. tetapi jangan lupa Yang Mengurapi selalu lebih besar dari Yang Diurapi. Yahuwah tetap menjadi satu-satunya Eloah dan Yahushua menjadi Raja atas kehendak Sang Eloah yang Satu.

      #4. Yoh 8:24 [Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu], kata Dia di dalam ayat ini sama sekali tidak merujuk pada Bapa, disini Yahushua sedang bersaksi tentang diri-Nya yang Diutus oleh Bapa, bacalah seluruh ayat dalam pasal ini biar anda paham. di dalam Pasal ini dengan sangat jelas Yahushua membuat perbedaan antara diri-Nya dan Bapa Yahuwah, Dia dengan jelas berkata: Akulah “Dia” yang diutus Bapa, Yahushua disini tidak perna berkata Akulah Yahuwah. ini adalah ayat-ayat dari pasal yang sama: Maka kata Yahushua: “Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku. Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.”

      baca dan renungkan baik-baik ayat-ayat ini supaya anda sadar bahwa kata “Akulah Dia” bukan berarti “Akulah Yahuwah” TETAPI “Akulah Yang Diutus”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s