7 Perubahan Yang Telah Mengubah Dunia Kekristenan

7. Konsep Bumi Bulat yang Berputar Diperkenalkan

Pada tahun 1531 Nicolaus Copernicus, seorang astronom vatikan, memperkenal teori heliosentris alam semesta, yaitu sebuah teori yang menyatakan bahwa bumi ini adalah sebuah benda bulat yang berputar mengelilingi matahari yang menjadi pusat tata surya. Sebelum Copernicus, kebanyakan orang-orang berpendidikan percaya pada model Ptolemeus dari alam semesta, yang menempatkan sebuah bumi datar, sebagai pusat alam semesta. Copernicus mengemukakan bahwa matahari, bukan bumi, adalah pusat tata surya dan bumi berputar di sekitarnya. Model “heliosentris” inilah yang diajarkan hari ini, sedangkan sebelumnya model “geosentris” yang menyatakan bahwa segala sesuatu berputar di sekitar bumi telah dibuang ke dalam tempat sampah sejarah.

image

Teori ini telah membuat Alkitab menjadi sebuah buku usang yang dianggap tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman, karena di satu sisi Alkitab menggambarkan bumi sebagai sebuah tempat hunian yang tidak goyah, tidak bergerak, yang datar, dan bahwa matahari, bulan dan bintang-bintanglah yang bergerak. Teori heliosentris ini juga telah membukan pintu pada sebuah penipuan yang lebih besar lagi bahwa di luar sana ada makhluk alien yang sewaktu-waktu dapat datang menyerang bumi.

Kesimpulan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s