7 Perubahan Yang Telah Mengubah Dunia Kekristenan

4. Perayaan Natal Diadakan

Tahun 350 oleh dorongan dari kaisar Kristen pertama romawi yaitu Konstantin I yang ingin mempertahankan tradisi kafir di dunia Kekristenan, Sri Paus Julius I memutuskan untuk menerima perayaan Natal 25 Desember yang diadopsi dari perayaan utama, perayaan terbesar bangsa Romawi untuk menghormati dewa Saturnus, walaupun sejarah gereja mula-mula tidak pernah merayakan natal.

Walaupun pesan Natal tentang kehadiran Sang Juruselamat ke dalam dunia itu adalah baik, namun ornamen-ornamen Natal seperti Santa, pohon terang, salju, adalah sama sekali tidak ada kaitannya dengan Yahushua.

perayaan natal di adakan

Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang [Yer. 10:3,4].

Dan yang terutama yang perlu kita ketahui adalah bahwa merayakan Natal tidak pernah diperintahkan oleh Alkitab. Ada sembilan hari-hari raya yang telah ditetapkan oleh Alkitab di dalam Imamat pasal 23 dan itu semua terkait erat dengan Yahushua, seharusnya perayaan-perayaan itulah yang kita pelihara dan bukan perayaan yang sebelumnya tidak perna dianjurkan oleh Alkitab dan yang tidak pernah dilakukan oleh jemaat mula-mula.

5. Umat Yahudi Membuat Kalender Baru

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s