Yhwh dibaca Yahuwah

YHWH itulah Nama Pribadi dari Bapa di Sorga, empat huruf konsonan ini biasa disebut Tetragrammaton. Cara pelafalannya adalah ya-hu-wah, cara pelafalan ini telah tersembunyi sekian lama dari nenek moyang kita, tetapi syukur kepada Yahuwah karena rahasia ini sekarang dinyatakan kepada kita generasi Umat Sisa agar kita dapat berdandan dihadapan-Nya dalam seluruh kebenaran-Nya.

Nubuatan Pemulihan Nama Bapa

 Nubuatan Pemulihan Nama-Nya banyak terdapat dalam Kitab Suci, berikut contohnya:

Dia berkata: dan akan terjadi pada waktu itu; YHWH satu-satunya, dan nama-Nya satu (Zakharia 14:9)

Mereka akan memanggil nama-Ku, dan Aku akan menjawab mereka. Aku akan berkata: Mereka adalah umat-Ku, dan mereka akan menjawab: YAHUWAH adalah Elohimku! (Zakharia 13:9).

Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudaraku. (Maz 22:23, Ibrani 2:12)

Sebab umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku! (Yesaya 52:6)

Nubuatan ini menjadi bukti tambahan bagi kita bahwa: Bapa di Sorga tahu bahwa akan ada waktunya di mana variasi nama-Nya menjadi banyak, dan oleh karena itu Dia menubuatkan suatu waktu di mana nama-Nya akan tinggal satu!. Bahkan di taman Getsemani Yahushua HaMashiach berkata:

Aku telah memberitahukan Nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka. (Yohanes 17:26)

Variasi Nama Bapa 

Saat ini kita memiliki banyak variasi nama-Nya selain Tuhan dan Allah, misalnya: Yahovah, Yahovih, Jehovah, Yahweh, Yehweh, dll. Nama-Nya sendiri tidak mungkin adalah Yahovah dan Yahovih karena bunyi huruf V belum muncul dalam bahasa Ibrani kuno, begitu juga dengan Jehovah atau Jesus karena tidak ada huruf J di dalam bahasa Ibrani, dan kita tahu bahwa nama asli Bapa sudah pasti adalah nama dalam bahasa Ibrani, jadi dengan keyakinan penuh kita juga dapat menyatakan bahwa Tuhan dan Allah bukanlah Nama-Nya. Lalu apakah Yahweh atau Yehweh?

Cara Melafalkan Nama Bapa

Untuk mengetahui pelafalan yang benar dari nama Bapa kita perlu melihat langsung kepada huruf-huruf pembentuk nama-Nya, yaitu:

Sekarang kita fokus pada dua huruf awal (dari kanan) yaitu: yodh dan he > YH [יה]

Dalam konkordansi alkitab H#03050 YH ditulis YAHH (dibaca:yah)

Jadi sekarang kita sudah mengetahui bahwa: dua huruf awal dari nama Bapa yaitu yodh dan he atau YH berbunyi yah.

Huruf Yodh dan he di dalam kitab suci setidaknya muncul dalam 137 nama orang. Karena artikel ini sudah terlalu panjang maka saya hanya akan menunjukkan 5 contoh saja, sebagai berikut:

  1. ABYH (H#029) adalah Abiah (dibaca: Ab-i-yah)
  2. ADNYH (H#0138) adalah Adoniah (dibaca: Ad-o-ni-yah)
  3. AWRYH (H#0223) adalah Uria (dibaca: u-ri-yah)
  4. ALYH (H#0452) adalah Elia (dibaca: e-li-yah)
  5. YRMYH (H#03414) adalah Yeremia (dibaca: yer-mi-yah)

Ratusan kata dari nama orang dan nama tempat yang ada di dalam kitab suci memberikan kita satu kepastian yang tidak diragukan lagi bahwa:

YH [יה] dibaca YAH

Dengan demikian semua penulisan dan pengucapan selain YAH kita akan tinggalkan mulai dari sekarang, jadi Yahovah (yang dibaca: yeh-ho-vaw) atau Yahovih (yang dibaca: yeh-ho-vi) telah terbukti salah. Semua pelafalan yeh mulai dari sekarang kita gugurkan.

Mari kita lanjutkan, sekarang kita fokus pada 3 huruf awal (dari kanan) yaitu: yodh, he, dan waw > YHW [יהו]

Karena kita tidak tahu bagaimana cara pengucapan ketiga huruf ini maka kita harus kembali melihat setiap kata yang ada di dalam kitab suci yang menggunakan ketiga huruf ini. Jika kita kembali memperhatikan nama-nama orang di dalam kitab suci maka kita akan menemukan kurang lebih 72 nama yang mengandung ketiga huruf YHW ini. Contoh:

  1. YVEYHW (H#03470) adalah Yasha’Yahuw (Yesaya), dibaca: yash-ah-yah-huw
  2. XZQYHW (H#02396) adalah ChizqiYahuw (Hizkia), dibaca: khiz-kii-yah-huw
  3. YGDLYHW (H#03012) adalah YigdalYahuw (Iqdaliah), dibaca: yig-dal-yah-huw
  4. YHW (H#03058) adalah Yahuw (Yehu), dibaca: yah-huw
  5. YKNYHW (H#03204) adalah YakonYahuw (Yekhonya), dibaca: yek-on-yah-huw

Contoh-contoh ini, memberikan gambaran kepada kita bahwa: konkordansi alkitab dan bahasa ibrani moderen serta pelafalan orang-orang di tanah israel sampai sekarang masih memberikan bunyi yang sama yaitu: yahu saat membaca huruf YHW [perdana menteri israel saat ini namanya berakhiran -yahu-].

Pemeriksaan mendalam terhadap teks-teks ibrani kuno mengungkapkan bahwa orang-orang israel sejak dalam penawanan di babel sudah mulai di sebut “the Yahu’s” atau “milik-Nya Yahu”. Bahkan sampai sekarang orang-orang arab bahkan hampir seluruh dunia menyebut orang Israel dengan sebutan Yahu’s atau Yahudi dalam bahasa kita, maka dengan keyakinan penuh kita dapat mengatakan bahwa:

YHW [יהו] dibaca YAHU [YAHUW]

Dan karena huruf terakhir dalam tetragrammaton sama dengan huruf ke-duanya yaitu: ה (he atau H) dan kita sudah mendapatkan pelafalan yang tepat untuk YHW yaitu yahu, huruf H dalam YHW memberikan bunyi ah maka sekarang kita sudah memiliki semua pelafalan untuk tetragrammaton secara keseluruhan.

YHWH [יהוה] dibaca YAHUWAH

Logika sederhananya adalah jika huruf H diawal berbunyi ah maka huruf H diakhir dari tetragrammaton ini juga harus berbunyi ah. Sebagian orang membunyikan eh untuk huruf H diakhir karena terpengaruh dengan tradisi pengucapan kata yeh-ho-vaw yang diambil dari tulisan Yahovah, tetapi di atas kita sudah menguji bahwa YH terbukti berbunyi yah yang memberikan kita bunyi ah untuk huruf H. Sebagian lagi mengatakan bahwa nama-Nya seharusnya adalah Yahweh, jadi orang-orang ini setuju bahwa YH berbunyi yah tetapi mereka mengubah bunyi huruf H dari ah menjadi e karena terpengaruh dengan gaya bahasa Yunani. Karena terbukti bahwa bahasa Yunani kadang merubah bunyi ah menjadi e, contohnya adalah Noah dalam Kejadian 6:9 berubah menjadi Noe dalam Kitab Matius 24:37. Tetapi pengucapan dari bahasa Ibrani yang murni adalah Yahuwah.

Pelafalan Nama Bapa dalam kata: HaleluYah

HalleluYah adalah kata yang bersifat universal, kata ini dipakai di seluruh dunia, dan kata ini tetap sama dalam dialek dari 6.000-7.000-an bahasa di seluruh dunia. Sekalipun banyak bahasa berubah setiap beberapa ratus tahun, namun kata ini tetap bertahan dan tidak perna berubah sejak 4000 ribu tahun yang lalu, dan kata ini adalah kata dari bahasa Ibrani.

Kata ini terdiri dari 3 bagian yaitu Hallel, u dan Yah.

Hallel artinya: terpujilah,

u artinya: engkau atau kamu,

dan Yah adalah bagian dari nama Bapa, yaitu Yahuwah.

Jadi arti keseluruhannya adalah: Terpujilah Engkau Yahuwah atau bisa disingkat Terpujilah Yahuwah.

Keajaiban dari kata HalleluYah yang tidak perna berubah membuktikan bahwa bahasa Ibrani adalah akar dari semua bahasa di dunia, apapun bahasa orang, mereka tetap melafalkan kata halleluYah dengan cara yang sama, bahkan walaupun di dalam bahasa inggris tulisan dari kata ini adalah: HalleluJah, namun tidak perna dibaca atau dibunyikan halel-u-jah, orang-orang berbahasa inggris tetap melafalkannya dengan: Halel-u-yah.

Bapa telah membuat kata halleluYah bertahan begitu lama dalam himpitan ribuan bahasa dan dialek diseluruh dunia karena di dalam kata ini ada petunjuk untuk mengetahui nama-Nya yang asli.

Mari perhatikan baik-baik kata ini: he, lamed, lamed, waw, yodh, he > HLLWYH [הללויה]

Jika huruf waw atau W yang memberikan bunyi “uw” kita angkat dan kita tarik ke depan huruf yodh dan he atau YH yang memberikan kita bunyi “yah” maka kita akan mendapatkan YHW ada di depan HLL:

YH [יה] + W [ו] = yah + uw = yahuw

YHW [יהו] = yahuw

Sekarang kita kembali menemukan bahwa YHW adalah stabil berbunyi “yahuw”.

Selanjutnya kita angkat huruf he atau H yang berbunyi “ah” yang berada di depan H-LL dan kita letakkan di belakang YH-W  maka kita akan mendapatkan YHWH di depan LL:

YHW [יהו] + H [ה] = yahuw + ah = yahuwah

YHWH [יהוה] = yahuwah

Jadi dari kata halleluYah, kita menemukan bahwa bunyi YHWH adalah “yah-uw-ah”, ini adalah pelafalan dari nama-Nya yang asli yang tidak pernah lekang oleh waktu, yang tidak perna berubah, karena nama itu adalah peringatan atau tanda atau sebutan bagi DIA untuk selama-lamanya!. Dan nama itu adalah Yahuwah!

 Pelafalan Nama Bapa dalam kata: Yahuwdah

Di atas saya sudah menyebutkan bahwa ada sekitar 170-an nama yang berakhiran H dan berbunyi ah, tapi tidak hanya itu saja, jika kita melihat salah satu suku yang terpilih dari orang Israel yaitu suku Yahuwdah, suku yang oleh Bapa sendiri begitu dijaga dan mengenai mereka, Bapa berfirman:

“nama-KU akan tetap disebut atas mereka”

suku yang dari pada-Nya lahir Sang Mesias yang dijanjikan, maka kita akan menemukan bukti yang luar biasa bahwa pelafalan huruf H sekalipun berada diakhir sebuah kata adalah tetap berbunyi “ah”.

Yahuwdah tersusun dari huruf: yodh, he, waw, dalet, he > YHWDH [יהודה]

YHWDH dibaca: ya-huw-dah

Seluruh sekolah theologia sepakat bahwa huruf H diakhir berbunyi “ah”, perbedaan terjadi hanya pelafalan di bagian depan, sebagian ada yang melafalkannya dengan bunyi “ye-huw-dah”, tapi kita tahu bahwa YH harus dibaca “yah” dan bukan “yeh”.

Jika kita membandingkan kata יהודה dan יהוה  maka kita akan tahu bahwa perbedaannya hanya satu huruf, yaitu huruf dalet atau huruf D.

Jika huruf dalet atau D dikeluarkan maka:

YHWDH akan menjadi YHWH

Pelafalan: yah-huw-dah akan menjadi yah-huw-ah

Penulisan: YAHUWDAH  akan menjadi: YAHUWAH

Huruf dalet dalam bahasa ibrani kuno dilambangkan dengan pintu, ini adalah sebuah nubutan, Bapa sendiri sudah berulang-ulang menyatakan bahwa Dia akan memilih salah satu suku sebagai tempat kediaman-Nya, untuk menegakkan dan membuat nama-Nya diam disitu dan suku itu adalah suku Yahuwdah (Ulangan 12:5), huruf dalet adalah sebuah pintu, jadi jika kita masuk melewati pintu itu (baca: melewati/mengeluarkan huruf D)  yaitu suku Yahuwah yang dari pada-Nya lahir Mesias, maka kita akan menemukan Yahuwah.

Yahuwah itulah nama yang diberikan oleh Bapa kepada Musa di gunung Horeb dan yang sekarang diteruskan kepada kita. Inilah nama yang harus kita serukan ke seluruh dunia.

image

Yahuwah, Elohim nenek moyangmu, Elohim Abraham, Ishak dan Yakub; itulah nama-Ku dan itulah sebutan-Ku untuk selama-lamanya. (Keluaran 3:15).

Aku Yahuwah, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. (Yesaya 42:8).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s