Nama Kristus adalah Yahushua

Nama “yesus” yang dalam bahasa Inggris disebut “jesus” adalah nama yang sangat terkenal di seluruh dunia, nama ini disebut sebagai nama pemberian malaikat Gabriel, nama ini bahkan dianggap nama di atas segala nama yang olehnya manusia dapat diselamatkan dari maut, tetapi tahukah anda bahwa nama Jesus ini baru muncul kurang lebih 300-an tahun belakangan ini dan nama yesus baru berumur sekitar 60 tahun?

Nama Yesus dalam Sejarah 

Versi resmi Alkitab berbahasa Inggris yang paling pertama adalah King James Version yang dibuat pada tahun 1611. Hampir semua terjemahan Alkitab yang muncul berikutnya di seluruh dunia adalah merupakan revisi dari versi ini atau paling tidak berpatokan pada versi ini. Nama “Yesus” dalam versi tahun 1611 ini adalah “iesus” yang merupakan copy-an langsung dari bahasa Lathin yaitu “iesus”. Huruf J barulah muncul beberapa waktu kemudian dalam aksara Inggris dan akhirnya terjemahan Alkitab yang selanjutnya menuliskan kata iesus menjadi Jesus. Jadi kata Jesus adalah kata yang masih sangat baru karena baru berumur 300-an tahun. Dalam sejarah Alkitab berbahasa Indonesia sendiri, nama Yesus mengalami beberapa kali perubahan, salah satu terjemahan paling tua yang ada pada abad ke-17 yaitu terjemahan Leydecker pada tahun 1733 nama “Yesus” yang ditulis adalah “xisaj” kemudian terjemahan-terjemahan selanjutnya menggunakan nama “isa” karena pengaruh bahasa Arab, seperti kita tahu bahwa nama “yesus” dalam bahasa Arab adalah “isa”. Terjemahan Klinkert pada tahun 1863 dengan gaya penulisan tempoe doloe menuliskan nama “Yesus” dengan kata “Jesoes”. Di awal tahu 1900-an nama “yesus” yang paling banyak digunakan dalam kitab berbahasa Indonesia adalah “isa”, nama “yesus” sendiri baru di gunakan dalam bahasa Indonesia 60 tahun belakangan ini.

Nama Yesus telah mengalami proses perubahan sebanyak 4 kali:

Dari Ibrani ke Yunani, kemudian dari Yunani ke Latin, kemudian dari Latin ke Inggris, kemudian dari Inggris ke Indonesia.

dari [יהושוע] menjadi Ἰησοῦς,

Ἰησοῦς jadi IESUS,

IESUS menjadi JESUS, dan

JESUS menjadi YESUS.

Karena perubahan ini maka nama Sang Juruselamat telah kehilangan maknanya yang sebenarnya.

Itulah yang menyebabkan sehingga:

Kata “yesus” tidak mempunyai makna dalam bahasa Indonesia.

Kata “jesus” tidak mempunyai makna dalam bahasa Inggris.

Kata “iesus” tidak mempunyai makna dalam bahasa Lathin.

Kata “Ἰησοῦς” tidak memiliki makna dalam bahasa Yunani.

Tetapi יהושוע  memiliki makna dalam bahasa Ibrani.

image

Nama Mesias Menurut Konkordansi Alkitab 

Para theolog zaman sekarang mempelajari Alkitab dengan menggunakan konkordansi Alkitab. Jika kita menggunakan konkordansi Alkitab melacak nama Mesias maka kita akan mendapatkan nama pertama dari bahasa Yunani yaitu iesous (G#2424), asal kata dari iesous ini berasal dari bahasa Ibrani yang jika dituliskan dalam aksara Inggris akan menjadi YHWVWE (H#03091).

Dalam bahasa Ibrani asli, YHWVWE ini adalah יהושוע nama hurufnya jika dibaca dari kanan ke kiri adalah yodh, he, waw, shin, waw, ayin, cara pelafalan kata ini di dalam bahasa Ibrani yang murni adalah ya-hu-shu-a.

image

YHW [יהו] dibaca: ya-hu dan [שוע] yang dibaca: shu-ah

Ini adalah gabungan nama antara: Yahuwah [יהוה] dan Yeshua [ישוע]

Yeshua artinya adalah keselamatan atau kebebasan, jika kedua nama ini digabung akan menjadi: [יהושוע]

Yahushua artinya adalah: Yahuwah adalah keselamatan, Yahuwah adalah penyelamat, Yahuwah adalah pembebas, atau Yahuwah adalah penebus, itulah semua arti nama Sang Mesias. Itulah alasan-Nya mengapa Dia berkata: Aku datang dalam nama Bapa-Ku, karena di dalam nama-Nya sendiri ada nama Bapa-Nya.

Dalam kitab Injil dan Surat-surat para rasul nama-Nya biasa disebut “yesus kristus”, nama ini adalah hasil terjemahan dari bahasa Yunani Ἰησοῦς Χριστός (dibaca: iesous khristos) artinya adalah yesus yang Diurapi, yang dalam bahasa Ibrani sebenarnya adalah: Yahushua HaMashiakh.

Kesaksian Paulus Mengenai Nama Mesias 

Catatan paling kuno mengenai kitab-kitab injil dan surat-surat Paulus semuanya tercatat dalam bahasa Yunani, hal ini memberi pengaruh besar mengapa nama Mesias sekarang dikenal dengan nama Yesus. Sang Mesias sendiri adalah orang Ibrani asli jadi seharusnya kita semua sadar bahwa Nama-Nya sudah pasti adalah berasal dari bahasa Ibrani dan tidak mungkin berasal dari bahasa Yunani. Hal ini disaksikan sendiri oleh rasul Paulus ketika dia mengalami perjumpaan dengan Sang Mesias. Dalam kitab kisah rasul 26:14,15, Paulus memberi kesaksian tentang pertemuannya dengan Kristus ketika dia sedang dalam perjalanan ke Damaskus; di dalam perjalanan itu Sang Mesias menampakkan diri-Nya kepada Paulus dalam bentuk cahaya yang sangat menyilaukan, karena silaunya cahaya itu sehingga mata Paulus menjadi buta, dan sambil rebah karena jatuh ke tanah, Paulus menjawab kepada Mesias yang memanggilnya: siapakah engkau, Tuan? Lalu Kristus menjawab: Aku-lah YAHUSHUA yang kau aniaya itu!. Perlu diperhatikan, Mesias menjawab Paulus bukan dalam bahasa Yunani tetapi dalam bahasa Ibrani, jadi dengan pasti kita dapat mengatakan bahwa Sang Mesias tidak pernah mengatakan: Aku-lah iesoes, karena iesoes adalah bahasa Yunani, dan karena alasan ini pulalah yang membuat teks Septuaginta (teks kitab-kitab perjanjian baru berbahasa Yunani) sekalipun seluruhnya berbahasa Yunani namun tetap menuliskan Nama Bapa dalam format bahasa Ibrani.

Kesaksian Bapa Yahuwah Mengenai Nama Anak-Nya 

Kita tahu bahwa sebenarnya Nama Sang Mesias adalah sebuah Nama pemberian dari Bapa Yahuwah sendiri. Nama itu disampaikan kepada Maria dan Yusuf melalui Malaikat Gabriel, dan karena mereka adalah orang Ibrani sudah pasti bahwa malaikat Gabriel berbicara kepada mereka dalam bahasa Ibrani. Dari penelitian sederhana saja kebenaran ini sebenarnya sudah menjadi sangat jelas. Nama yang disampaikan oleh Gabriel ini diberikan dengan sebuah alasan yang sangat ajaib, yaitu: karena Dia-lah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka. Arti Nama-Nya sebenarnya sudah diungkap oleh malaikat Gabriel, dan kita sudah mengetahui bahwa semua versi Nama-Nya selain yang berbahasa Ibrani tidak ada yang memiliki makna, semuanya adalah nama dengan kata yang hampa, tanpa arti, jadi kita dengan yakin dapat meninggalkan nama yesus dan memanggil-Nya dengan panggilan yang benar-benar adalah Nama-Nya yaitu Yahushua.

image

Bapa sendiri telah memberi kesaksian bahwa nama Anak-Nya adalah Yahushua di dalam kitab Zakharia.

Pungutlah perak dan emas, buatlah mahkota dan kenakanlah itu pada kepala imam besar Yosua bin Yozadak; katakanlah kepadanya: Beginilah firman Yahuwah semesta alam: Inilah orang yang bernama TUNAS. Ia akan bertunas dari tempatnya dan ia akan mendirikan bait Yahuwah. (Zakharia 6:11-12).

Perhatikan  kata TUNAS, Tunas dalam kitab suci ditandai dengan huruf besar karena semua orang tahu bahwa yang dimaksud dengan Tunas dalam nas itu adalah MESIAS putra tunggal Yahuwah.

Jadi menurut Bapa dalam kitab Zakharia 6:11-12 Nama Anak-Nya adalah YOSUA.

Sekarang apakah nama asli dari Mesias adalah Yosua? Tentu saja bukan, karena nama Yosua adalah hasil terjemahan juga, jadi untuk mengetahui dengan pasti nama Kristus yang sebenarnya maka kita harus kembali ke bahasa Ibrani, karena nama-Nya yang asli pastilah ada dalam bahasa Ibrani sama seperti nama Bapa sendiri. Menurut konkordansi Alkitab, nama Yosua adalah YHWVWE (H#03091). Dalam bahasa Ibrani asli, YHWVWE ini adalah יהושוע nama hurufnya jika dibaca dari kanan ke kiri adalah yodh, he, waw, shin, waw, ayin, cara pelafalan kata ini di dalam bahasa Ibrani yang murni adalah ya-hu-shu-ah.

Inilah kebenaran besar yang saya beritakan kepada semua Umat Sisa menjelang penutupan zaman, semua variasi nama-nama-Nya yang lain harus kita tinggalkan karena nama-nama itu tidak memiliki makna dan tidak menggambarkan jati diri-Nya yang sesungguhnya, nama-nama itu adalah kata-kata hampa yang sia-sia, dan kita tahu bahwa setiap perkataan sia-sia yang kita ucapkan di dunia ini akan kita pertanggung jawabkan pada hari penghakiman(Mat 12:36).

Nyatakanlah nama-Nya, serukanlah nama-Nya, kumandangkanlah nama-Nya, beritakanlah nama-Nya ke seluruh dunia, biar dunia tahu bahwa hanya di dalam nama Yahushua ada keselamatan, jangan menolak nama-Nya dengan menggantinya dengan nama-nama pemberian orang-orang kafir, karena barang siapa mengakui Yahushua dihadapan manusia akan diakui juga oleh Dia dihadapan Yahuwah dan para malaikat-malaikat kudus, tetapi setiap orang yang menolak Yahushua di hadapan manusia akan ditolak juga di hadapan Yahuwah. (Matius 10:32-33).

Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, tetapi kamu menuruti Firman-Ku dan kamu tidak menyangkal Nama-Ku, maka Akupun akan melindungi kamu dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi (Wahyu 3:8,10).

Iklan

2 thoughts on “Nama Kristus adalah Yahushua”

  1. Bapa Yang Maha Besar bahkan alam semesta inipun ada didalam Bapa, tidak akan menjadi kerdil hanya oleh sekedar sebutan apakah Bapa, Allah, Yehuwah atau yang lainya. Bapa adalah milik semua umat manusia dan semua umat manusia bahkan jagar raya adalah milik Bapa. Kalau Bapa hanya milik orang Yahudi (Hebrew…?) alangkah miskinnya Bapa.

    1. Menguduskan Nama-Nya adalah sebuah kewajiban, itu yang Alkitab ajarkan, menyebut-Nya dengan Nama-Nya yang sebenarnya bukanlah sebuah upaya untuk membuat Dia nampak miskin, tetapi sudah seharusnya kemuliaan dan kebesaran yang menjadi milik-Nya yang juga tergambar di dalam Nama-Nya yang kudus tetap dijaga oleh mereka yang mengasihi Dia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s